Habibahsirojudin’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Jangan Bersedih para Muslimah

TIPS-TIPS
UNTUK MENJADI ORANG YANG PALING BAHAGIA

 Keimanan menghapuskan keresahan, dan melenyapkan kegundahan. Keimanan adalah kesenangan yang diburu oleh orang-orang yang bertauhid dan hiburan bagi orang-orang yang ahli ibadah.
 Yang lalu telah berlalu , dan yang telah pergi telah mati. Jangan dipikirkan yang telah lalu karena telah pergi dan selesai.
 Terimalah qadha yang telah pasti dan rezki yang telah dibagi itu dengan hati terbuka. Segala sesuatu itu ada ukurannya. Karenanya, enyahkan kegelisahan.
 Ketahuilah bahwa dengan mengingat ﺍﷲ hati akan menjadi tenteram, dosa akan diabaikan, ﺍﷲ akan menjadi ridha, dan tekanan hidup akan terasa ringan.
 Jangan menanti ucapan terima kasih dari sesama. Cukuplah pahala dari Dzat yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Tak ada yang harus anda lakukan terhadap orang yang membangkang, mendengki, dan iri.
 Ketika waktu pagi tiba, jangan menunggu sampai sore. Hiduplah dalam batasan hari ini. Kerahkan seluruh semangat yang ada untuk menjadi lebih baik di hari ini.
 Biarkan masa depan itu hingga dia datang sendiri, dan jangan terlalu berkepentingan dengan hari esok. Karena jika anda melakukan terbaik di hari ini maka hari esok juga akan baik.
 Bersihkan jiwa dari dengki, dan jernihkan dari iri. Keluarkan penyakit permusuhan dan percekcokan dari dalam jiwa.
 Hindarilah sesama manusia kecuali untuk perbuatan baik. Jadilah orang yang senantiasa berada di dalam rumah, hadapilah hal-hal yang ada kepentingannya dengan diri anda, dan kurangilah berbaur dengan banyak orang.
 Buku adalah teman yang paling baik. Bercakap-cakaplah dengan buku, bersahabatlah dengan ilmu, dan bertemanlah dengan pengetahuan.
 Semesta ini dibangun di atas sebuah keteraturan. Karena itu, pakaian, rumah, meja, dan kewajiban anda harus dikerjakan dengan rapi.
 Keluarlah ke tempat yang lapang, lihatlah kebun-kebun nan indah, dan sibaklah ciptaan dan kreasi Sang Pencipta.
 Anda harus berjalan-jalan dan berolah raga. Jauhi kemalasan dan ketidakberdayaan. Tinggalkan kekosongan dan pengangguran.
 Bacalah sejarah, pikirkan keajaiban-keajaibannya, renungkan keanehan-keanehannya, simak kisah-kisah dan kabar-kabarnya.
 Perbaharuilah hidup anda. Jadikan hidup anda lebih bervariasi. Ubahlah rutinitas hidup anda.
 Jauhi dan kurangi makanan-makanan perangsang misalnya, kopi dan teh, dan hati-hatilah terhadap rokok, syisya, dan yang lainnya.
 Perhatian kebersihan pakaian. Perhatikan bau badan. Perhatikan penampilan luar. Jangan lupa menggosok gigi dan memakai parfum.
 Jangan membaca buku-buku yang memanjakan pesimisme dan putus asa.
 Ingatlah bahwa Rabb sangat luas ampunan-Nya, menerima taubat, mengampuni hamba-hamba-Nya, dan menggantikan kejahatan dengan kebaikan.
 Bersyukurlah kepada Rabb atas nikmat agama, akal, kesehatan, penutup (aib), pendengaran, penglihatan, rezki, keluarga, serta nikmat-nikmat lainnya.
 Tidakkah anda tahu bahwa diantara manusia itu ada yang hilang akalnya, terampas kesehatannya, dipenjarakan, dilumpuhkan, atau ditimpakan bencana?
 Hiduplah bersama al-Qur’an, baik dengan cara menghapal, membaca, mendengarkan, atau merenungkannya. Sebab ini merupakan obat paling mujarab untuk mengusir kesedihan dan kedukaan.
 Bertawakallah kepada ﺍﷲ dan serahkan semua perkara kepada-Nya. Terimalah semua ketentuan-Nya dengan sepenuh hati, berlindunglah kepada-Nya, dan bergantunglah kepada-Nya karena sesungguhnya Dia cukup sebagai pelindungmu.
 Maafkanlah orang yang pernah melakukan kezhaliman kepada anda, sambunglah tali silaturahmi dengan anda, berilah orang yang pernah tidak pernah memberi kepada anda, dan bersabarlah terhadap orang yang berbuat jahat kepada anda niscaya anda akan memperoleh rasa bahagia dan aman dalam diri anda.
 Bacalah secara berulang-ulang la hawla wala quwwata illa billahi, karena bacaan ini akan membuat hati menjadi tenteram, memperbaiki keadaan, membuat yang berat menjadi ringan, dan membuat Yang Maha Kuasa menjadi ridha.
 Perbanyaklah membaca istighfar, sebab dengan istighfar akan ada rezki, akan ada jalan keluar, akan ada keluarga, akan ada ilmu yang berguna, akan ada kemudahan, dan akan ada penghapusan dosa.
 Terimalah bentuk wajah, bakat, pemasukan, dan keluarga dengan kelegaan hati niscaya anda akan mendapatkan ketenteraman dan kebahagiaan.
 Ketahuilah bahwa setelah kesulitan itu akan ada kemudahan, dan setelah kesulitan itu akan ada jalan keluar. Ketahuilah bahwa keadaan seseorang itu tidak akan tetap selamanya. Hari-hari itu akan senantiasa bergulir.
 Optimislah, jangan pernah berputus asa dan jangan pula menyerah tanpa usaha. Berbaiksangkalah kepada Rabb. Dan, tunggulah segala kebaikan dan keindahan dari-Nya.
 Terimalah pilihan ﺍﷲ untuk anda dengan gembira. Sebab anda tidak tahu tentang kemashlahatan. Bisa jadi kesulitan itu baik daripada kemudahan.
 Ujian itu akan mendekatkan jarak antara diri anda dengan Rabb, akan mengajarkan kepada diri anda bagaimana berdoa, dan akan menghilangkan kesombongan, ujub, dan rasa bangga diri dari diri anda.
 Anda membawa banyak kenikmatan dalam diri anda, dan membawa pundi-pundi kebaikan yang ﺍﷲ karuniakan kepada diri anda.
 Berbuatbaiklah kepada sesama, dan baktikan kebaikan kepada semua orang agar anda akan mendapatkan kebahagiaan dari menjenguk orang sakit, dari memberi sesuatu kepada orang yang membutuhkan, dan dari mengasihi anak yatim.
 Jauhilah buruk sangka, buanglah angan-angan, khayalan-khayalan yang merusak, dan pikiran-pikiran yang sakit.
 Ketahuilah bahwa anda bukan satu-satunya orang yang mendapat ujian. Tidak seorang pun yang lepas dari kesedihan, dan tidak seorang pun luput dari kesulitan.
 Yakinlah bahwa dunia ini adalah tempat cobaan, ujian, tantangan, dan kesedihan. Karena itu, terimalah ia apa adanya dan mintalah pertolongan kepada ﺍﷲ.
 Belajarlah dari orang-rang yang telah terdahulu; yang pernah dikucilkan, yang pernah dipenjarakan, yang pernah dibunuh, yang pernah diuji, dan yang pernah dibuang dan dikeluarkan dari negerinya.
 Pahala dari semua yang menimpa anda ada pada ﺍﷲ, baik itu kesedihan, keresahan, kelaparan, kefakiran, rasa sakit, hutang, dan musibah-musibah yang lain.
 Ketahuilah bahwa kesulitan itu akan membuka pendengaran dan penglihatan, menghidupkan hati, mendewasakan jiwa, mengingatkan, hamba dan menambah pahala.
 Jangan menerka-nerka peristiwa, jangan menunggu keburukan, jangan percaya terhadap semua kabar yang tidak jelas, dan jangan menelan mentah-mentah cerita-cerita yang tidak benar.
 Kebanyakan yang ditakuti orang itu tidak pernah terjadi. Kebanyakan berita-berita yang menakutkan itu tidak pernah terjadi. Di sisi ﺍﷲ lah semua kecukupan, dan di sisi ﺍﷲ lah semua pengawasan dan pertolongan.
 Jangan banyak bergaul dengan orang-orang pendendam dan jangan pula dengan orang-orang pengangguran serta pendengki. Sebab mereka adalah penyakit jiwa, pembawa kesedihan dan keresahan.
 Usahakan melakukan takbiratul ihram bersama-sama, perbanyaklah berdiam diri di masjid, dan biasakan dirimu untuk menyegerakan Shalat agar anda mendapatkan kebahagiaan.
 Jauhilah dosa-dosa sebab dia adalah sumber keresahan dan kesedihan dan adalah penyebab dan pintu ke arah musibah dan keadaan tertekan.
 Bacalah selalu la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minazh zhalimin, sebab doa ini memiliki rahasia yang sangat ajaib untuk melepaskan seseorang dari kesulitan, dan merupakan berita yang agung tentang dihapuskannya cobaan.
 Jangan terpengaruh dengan perkataan jelek dan ungkapan keji yang dikatakan tentang diri anda karena karena itu akan menyakiti orang yang mengatakannya, dan bukan diri anda sendiri.
 Cercaan musuh dan umpatan orang-orang yang dengki kepada diri anda setara dengan nilai diri anda, sebab kini anda menjadi bahan omongan, dan seorang yang penting.
 Ketahuilah orang yang mengghibah anda berarti menyetorkan kabaikan-kebaikannya kepada anda dan menjadikan diri anda orang yang terkenal, tentu saja yang demikian ini adalah nikmat
 Jangan terlalu ketat menekan diri untuk melakukan ibadah. Lakukan yang sunah dan ketaatan yang sedang-sedang saja. Tempuhlah jalan pertengahan, dan jangan berlebihan.
 Tuluskan tauhid anda untuk rabb agar hati terbuka. Sejernih mana tauhid anda dan sebersih mana keikhlasan anda maka sejernih dan sebersih itu pulalah kebahagiaan anda.
 Jadilah sosok pemberani yang berhati teguh dan berjiwa kuat. Anda memiliki semangat dan tekad. Jangan sekali-kali anda termakan oleh rumor dan cerita-cerita yang tidak benar.
 Jadilah orang dermawan sebab orang yang dermawan hatinya akan selalu lapang dan jiwanya luas. Sedangkan orang yang pelit hatinya pengap dan nuraninya kotor.
 Tersenyumlah kepada siapa saja niscaya anda akan mendapatkan cinta kasih mereka. Haluskan tutur kata anda niscaya niscaya mereka akan mencintamu. Dan, rendahkan hati kepada mereka niscaya mereka akan menghormati anda.
 Balaslah perbuatan yang baikdengan yang lebih baik, Berbuat baiklah dengan sesama , padamkan semua api permusuhan, berdamailah dengan musuh, dan perbanyaklah teman.
 Pintu kebahagiaan terbesar adalah doa kedua orang tua. Berusahalah mendapatkan doa itu dengan berbakti kepada mereka berdua agar doa mereka menjadi benteng yang kuat yang menjagamu dari semua hal yang tidak anda sukai.
 Hadapilah manusia itu apa adanya dan maafkan apa yang mereka lakukan. Ketahuliah bahwa ini merupaka sunnah ﺍﷲ pada manusia dan kehidupan itu sendiri.
 Jangan hidup dalam idealisme-idealisme, tapi hiduplah dengan realita. Dengan hidup dalam ideal-ideal anda menginginkan dari orang lain apa yang tidak dapat anda lakukan. Karena itu jadilah orang yang obyektif (dalam melihat kenyataan).
 Hiduplah sederhana, dan jauhi semua bentuk foya-foya dan pemborosan. Sebab setiap kali badan diajak berfoya-foya maka jiwa akan semakin terhimpit.
 Lakukanlah dzikir-dzikir tertentu sebab ia akan menjadi enjaga dan pelindung anda . Dan didalamnya ada kebenaran dan petunjuk yang akan membuat waktu-waktu anda menjadi lebih bermakna.
 Rencanakanlah pekerjaan-pekerjaan itu , dalam menggabungka dalam satu waktu . Rencanakanlah pekerjaan-pekerjaan itu akan anda kerjakan dalam satu rentang waktu tertentu , dan luangkan beberapa rentang waktu tertentu, dan luangka beberapa waktu diantaranya untuk istirahat agar optimal.
 Lihatlah orang yang lebih rendah dari diri anda dalam hal tubuh, rupa, harta, rumah, pekerjaan, dan keluarga agar anda mengerti bahwa yang lebih rendah dari anda dalam hal-hal dimaksud masih ribuan.
 Tanamkan dalam keyakinan anda bahwa siapa saja yang menjalin komunikasi dengan anda tidak terlepas dari cela, baik itu saudara, anak, isteri, kerabat maupun teman, karenanya persiapkan diri anda untuk menerima semua.
 Maksimalkan bakat yang diberikan kepada diri anda, ilmu yang anda sukai, rezki yang dikaruniakan kepada diri anda, dan pekerjaan yang cocok untuk anda.
 Hati-hati, jangan sekali-kali melukai perasaan seseorang dan kelompok. Jadikan lisan itu lurus, bicaranya baik, kata-katanya segar, dan isi pembicaraannya terjaga dari hal-hal buruk.
 Ketahuilah bahwa kesabaran itu akan mengubur aib-aib, ketabahan itu akan menjadi penutup bagi kekeliruan, dan kedermawanan itu adalah pakaian yang besar yang akan menutup semua kekurangan dan cacat.
 Menyendirilah beberapa saaat untuk merenungkan hal-hal yang anda hadapi, untuk introspeksi diri, untuk memikirkan akhirat, dan untuk memperbaiki dunia.
 Perpustakaan pribadi anda adalah kebun yang rindang dan taman yang penuh dengan bunga-bunga di sekitar rumah anda. Nikmatilah kebun dan taman itu bersama dengan para ulama, para bijak, para sastrawan, dan para penyair.
 Carilah rezki yang halal, dan jauhi rezki yang haram, hindarkan dirimu untuk meminta-minta kepada yang lain. Berdagang itu lebih baik daripada menjadi pegawai. Gunakan uangmu untuk berdagang, dan hiduplah dengan sederhana.
 Berpakaianlah secara sederhana, bukan cara berpakaian orang-orang yang berlebih-lebihan, juga bukan meniru pakaian orang-orang gembel. Jangan mencari popularitas dengan pakaian, seperti umumnya orang.
 Jangan marah, sebab marah hanya akan merusak keadaan jiwa, merubah perilaku, memperburuk pergaulan, merusak cinta, dan memutuskan tali silaturahmi.
 Sekali waktu lakukanlah perjalanan untuk menyegarkan kembali suasana hidup, untuk melihat perihal dunia di luar dunianya, untuk melihat hal-hal baru, negeri-negeri yang lain. Perjalanan adalah sebuah kenikmatan tersendiri.
 Bawalah selalu catatan kecil di dalam kantong saku anda untuk mengatur pekerjaan dan waktu, mengingatkan anda akan janji-janji yang anda buat, dan untuk mencatat hal-hal yang penting menurut anda.
 Dahuluilah mengucapkan salam, ucapkan selamat dengan tersenyum, curahkan perhatian anda kepada mereka agar anda menjadi orang yang sangat mereka cintai dan dekat dengan mereka.
 Percayalah pada diri sendiri, dan jangan menggantungkan diri pada orang lain. Anggaplah bahwa mereka menjadi tanggungan anda, dan bukan anda yang menjadi tanggungan mereka, dan bahwa hanya ﺍﷲ yang bersama diri anda. Jangan tertipu dengan orang-orang yang selalu berfoya-foya.
 Hindari kata pengandaian “jika….maka nanti akan…..”, menangguhkan pekerjaan, dan menunda-nunda kewajiban. Sebab ini merupakan tanda kegagalan.
 Buanglah sikap ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Jangan bersikap plin-plan. Tapi, bersemangatlah, bulatkan tekad, dan maju.
 Jangan sia-siakan usia anda dengan sering gonta-ganti profesi, spesialisasi, dan pekerjaan. Sikap suka bergonta-ganti seperti ini menunjukan bahwa anda tidak pernah sukses dalam hal apapun.
 Bergembiralah dengan hal-hal yang bisa menghapuskan dosa-dosa misalnya amal soleh, musibah-musibah, taubat, doa, dri kaum muslimin, rahmat dari Yang Maha Pengasih dan syafaat Rasulullah.
 Biasakan untuk mengeluarkan sedekah walau hanya sedikit, karena sedekah akan memadamkan api kesalahan, menggembirakan hati, menghilangkan keresahan dan menambah rizki.
 Jadikan Nabi Muhammad sebagai suri tauladan, sebab dia adalah pemimpin yang menghantarkan kepada kebahagiaan yang menunjukan kepada kesuksesan, dan yang menghantarkan pada keberuntungan dan keberhasilan.
 Kunjungilah rumah sakit agar anda bisa merasakan bagaimananikmatnya kemerdekaan, dan datanglah ke rumah sakit jiwa agar anda menyadari bagaimana nikmatnya akal. Sebab jika anda tidak pernah mengunjungi tempat-tempat seperti itu secara langsung maka anda akan senantiasa berada dalam nikmat tapi tidak pernah menyadarinya.
 Jangan mau dihancurkan oleh hal-hal yang sepele, tapi juga jangan memperlakukan masalah lebih besardari kenyataannya yang sebenarnya, Berhati-hatilah jangan terlalu takut menghadapi masalah dan jangan terlalu membesar-besarkan masalah.
 Jadilah sosok yang berpandangan luas. Berusahalah untuk memaafkan siapa saja yang berbuat jahat kepadamu agar anda bisa menikmati hidup ini dengan damai dan tenang dan enyahkan jauh-jauh niatan untuk membalas dendam.
 Jangan buat musuh-musuh anda gembira, dengan kemarahan dan kesedihan anda. Sebab, itulah yang mereka mau. Karenanya jangan beri mereka kesempatan mereka untuk mewujudkan cita-cita mereka untuk mengotori kehidupan anda.
 Jangan menyalakan tungku didalam dada berupa permusuhan, kedengkian dan kebencian orang lain. Karena api permusuhan, kedengkian,dan kebencian ini adalah adzab yang abadi.
 Bersikaplah sopan dalam majelis, diam kecuali untuk sebuah kebaikan, dengan wajah berseri penuh rasa hormat kepada sesama majlis, mendengarkan apa yang mereka bicarakan, dan jangan sekali-kali memotong pembicaraan mereka.
 Jangan seperti lalat yang hanya hinggap diatas lika. Jangan menginjak-injak kehormatan orang lain, mengutak-atik aib mereka, merasa senang, dan bahkan, menginginkan kejatuhan mereka.
 Seorang mukmin tidak akan pernahbersedih dengan tidak tercapainya dunia, tidak pernah mempedulikannya, dan tidak pernah terguncang oleh katastrop. Sebab ia percaya bahwa dunia ini pasti akan sirna, tidak berharga, dan fana.
 Jauhi cinta yang berlebihan dan cinta yang dilarang, sebab itu adalah adzab bagi jiwa, dan penyakit bagi hati. Kembalilah kepada ﺍﷲ, kepada mengingat-Nya, dan kepada menaati-Nya.
 Melihat kepada yang diharamkan hanya akan menumbuhkan kesedihan, kegundahan dan luka di dalam hati. Sedangkan orang yang bahagia adalah orang yang merendahkan pandangnnya dan takut kepada Rabbnya.
 Makanlah dengan teratur. Makanlah makanan yang berguna, jangan terlalu kenyang, dan jangan tidur dalam keadaan kenyang.
 Bayangkan hal paling pahit ketika anda merasa takutmenghadapi masalah. Setelah itu, siapkan didrimu untuk menerima itu semua. Dengan kesiapan seperti itu, Anda akan merasakan ketenangan dan kemudahan.
 Jika tali telah menegang kencang maka itu tandanya akan putus. Jika malam telah sangat pekat maka kegelapan itu akan segera pergi. Jika sebuah masalah sudah sangat menghimpit maka itu tandanya akan segera muncul jalan keluar. Dan sesungguhnya satu kesulitan, tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan.
 Renungkanlah tentang rahmat Yang Maha Penyayang itu. Si Penyayang itu mengampuni pelacur yang hanya memberi minum seekor anjing, memaafkan orang yang telah membunuh seratus orang, meregangkan tangannya untuk menerima orang-orang Nashrani untuk bertaubat.
 Setelah lapar akan datang kenyang, setelah dahaga akan datang kesegaran, setelah sakit pasti ada kesembuhan, setelah kefakiran akan datang kekayaan, dan kesedihan itu selalu dibarengi oleh kebahagiaan. Inilah sunnah ﺍﷲ yang tidak bisa diganggu gugat.
 Renungkanlah surat Alam nasyrah laka shadrak, dan ingat ketika anda berada dalam kesulitan. Ketahuilah bahwa surat ini adalah obat paling mujarab untuk menghadapi tekanan.
 Di mana posisi anda terhadap do’a minta keluar dari kesulitan ini:
ﻻﺇﻟﻪﺇﻵﺍﷲﺍﻟﻌﻇﻳﻢﺍﻟﺤﻟﻳﻢ٭ﻻﺇﻟﻪﺇﻵﺍﷲﺮﺏﺍﻟﻌﺮﺶﺍﻟﻌﻇﻳﻢ٭ﻻﺇﻟﻪﺇﻵﺍﷲﺮﺏﺍﻟﺴﻤﻮﺍﺖﻮﺮﺏ
ﺍﻷﺮﺾﺮﺏﺍﻟﻌﺮﺶﺍﻟﻛﺮﻴﻡ
“Tidak ada Ilah selain ﺍﷲ Yang Maha Agung dan Maha Sabar. Tidak ada Ilah selain ﺍﷲ Rabb ‘arasy yang agung. Tidak ada Ilah selain ﺍﷲ Rabb langit dan bumi serta ‘arasy yang mulia.”
 Jangan marah. Tapi jika harus marah, diamlah dan berlindunglah kepada ﺍﷲ dari syetan. Ubahlah posisi anda. Jika anda marah ketika sedang berdiri maka duduklah, berwudhulah, dan perbanyaklah berdzikir.
 Jangan takut dengan kesulitan, sebab kesulitan akan menguatkan hati, akan membuat anda dapat merasakan nikmatnya sehat, akan membulatkan tekad, akan mengangkat kedudukan, dan akan memunculkan kesabaran anda.
 Memikirkan masa lalu adalah kebodohan dan kegilaan. Ibaratnya, orang yang menumbuk tepung, yang menggergaji serbuk kayu, dan mengeluarkan mayat dari kuburan.
 Lihatlah musibah itu dari sisi yang paling memberikan harapan, bayangkan pahala yang anda dapatkan dari musibah tersebut. Sadarilah bahwa musibah yang menimpa diri anda itu lebih ringan jika dibandingkan dengan yang menimpa orang lain. Mudah dari musibah yang lain. Dan, belajarkan dari orang-orang yang telah mendapat cobaan dan ujian.
 Apa yang akan menimpa diri anda tidak akan luput dari anda dan yang tidak akan menimpa diri anda tidak akan pernah menimpa diri anda. Pena telah kering untuk (menuliskan lagi) apa yang akan anda alami nanti. Tak ada alasan bagi anda untuk menghindar dari (ketentuan) qadha.
 Ubahlah kegiatan-kegiatan itu menjadi keuntungan-keuntungan. Buatlah minuman yang manis dari buah lemon. Tambahkan ke dalam air musibah itu gula sepenuh telapak tangan. Dan, beradaptasilah dengan keadaan anda.
 Jangan pernah berputus asa dari rahmat ﺍﷲ, dan jangan lupa pertolongan ﺍﷲ sebab pertolongan ﺍﷲ akan turun sesuai dengan tingkat kesulitannya.
 Kebaikan yang terdapat dalam apa yang anda benci lebih banyak daripada yang terdapat dalam yang anda sukai, karena anda tidak mengetahui akibat yang akan terjadi. Betapa banyak kenikmatan yang tersembunyi dalam kesulitan dan betapa banyak kebaikan yang tersembunyi dibalik baju keburukan.
 Ikatlah khayalan anda itu agar tidak menyeret anda ke dalam lembah-lembah keresahan. Berusahalah untuk berfikir tentang nikmat, karunia, dan kemenangan-kemenangan yang ada pada diri anda.
 Hindarilah kebisingan dan hiruk pikuk di dalam rumah dan kantor anda. Sebab diantara tanda-tanda kebahagiaan adalah ketenangan, kedamaian, dan keteraturan.
 Shalat adalah penolong yang sangat baik untuk mengeluarkan diri anda dari belitan musibah. Shalat akan mengangkat jiwa naik ke cakrawala yang paling tinggi, dan akan membawa ruh ke ruang cahaya dan kemenangan.
 Pekerjaan yang serius-produktif akan membebaskan jiwa dari kecenderungan-kecenderungan buruk, dari khayalan-khayalan yang penuh dosa, dan dari keinginan-keinginan yang terlarang.
 Kebahagiaan adalah sebuah pohon yang airnya, makanannya, udaranya, dan cahayanya adalah keimanan kepada ﺍﷲ dan akhirat.
 Barangsiapa memiliki tata krama yang banyak dan baik, perasaan yang sehat, dan akhlak yang mulia, maka dia akan membuat dirinya dan orang lain berbahagia, dan akan mendapatkan hati yang tenang dan kondisi jiwa yang sejuk.
 Hiburlah hati anda sebab hati itu cepat bosan dan mudah merasa capek, terapkan cara-cara yang variatif, dan carilah dari sekian cara itu yang mengandung seni hikmah dan ragam makrifah.
 Ilmu itu akan membuat hati menjadi lapang, meluaskan cara pandang, membukakan cakrawala sehingga jiwa dapat keluar dari berbagai keresahan, kegundahan dan kesedihan.
 Adalah bagian dari kebahagiaan, kemampuan untu mengatasi rintangan dan kesulitan. Nikmatnya kemenangan tidak bisa dibandingkan dengan kenikmatan apapun, dan kegembiraan yang disebabkan oleh keberhasilan tidak bisa disamakan dengan kegembiraan manapun.
 Jika anda ingin merasakan kebahagiaan bersama orang lain maka perlakukanlah mereka dengan cara yang sama yang anda sukai ketika mereka memperlakukan anda, jangan meremehkan milik mereka, dan jangan pula merendahkan kemampuan mereka.
 Pengetahuan, pengalaman, dan wawasan jauh lebih baik daripada tumpukan harta, karena gembira dengan harta benda adalah sifat binatang sedangkan gembira dengan ilmu pengetahuan adalah sifat manusia.
 Jika salah satu dari pasangan suami-isteri itu marah, maka yang lain harus diam. Baik suami atau isteri harus menerima pasangannya apa adanya karena tak seorang pun di dunia ini yang sempurna.
 Teman yang shaleh dan optimis akan sangat membantu meringankan kesulitan-kesulitan yang anda hadapi, dan membukakan pintu harapan. Sedangkan yang pesimistis akan membuat dunia tampak hitam pekat.
 Orang yang sudah memiliki isteri/suami, rumah, badan yang sehat, dan kecukupan harta maka dia telah mendapatkan keindahan hidup. Karena itu, ia harus bersyukur kepada ﺍﷲ, dan merasa puas. Di atas semua itu, tidak ada lagi kenikmatan, kecuali keresahan belaka.
 Orang yang merasa aman dalam tidurnya, sehat badannya, dan memiliki makanan untuk hari itu, maka sebenarnya dia telah memiliki dunia. (Al-Hadits)
 Orang yang ridho kepada ﺍﷲ sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Rasul maka itu adalah hak 4JJI untuk meridhai-Nya. (Al-Hadits).
 Prinsip-prinsip kesuksesan adalah bahwa ﺍﷲ ridha kepada anda, ﺍﷲ ridha karena orang-orang di sekitar anda, keran jiwa anda yang menerima dengan penuh keridhaan, dan anda mampu mempersembahkan amalan yang bermanfaat.
 Makanan adalah kebahagiaan untuk sehari, perjalanan adalah kebahagiaan untuk seminggu, pernikahan adalah kebahagiaan untuk sebulan, dan keimanan adalah kebahagiaan untuk seumur hidup.
 Anda tidak akan pernah bahagia dengan tidur, dengan makan, dengan minum, dan dengan menikah saja. Tapi anda akan bahagia dengan bekerja, yang juga telah memberikan kedudukan yang tinggi kepada orang-orang besar di muka bumi ini.
 Orang yang memiliki kesempatan untuk membaca adalah orang yang bahagia. Karena dia bisa memetik bunga dari taman alam semesta, bisa berkeliling mengitari keajaiban dunia, dan bisa melipat waktu dan tempat.
 Berbicara dengan sesama saudara dapat mengusir kesedihan, bercanda yang sehat adalah rileksasi, dan mendengarkan syair dapat menenangkan pikiran.
 Andalah yang mewarnai hidup anda dengan cara pandang anda terhadap hidup itu sendiri. Artinya, kehidupan anda adalah ciptaan pikiran anda sendiri. Karena itu, jangan mengenakan kacamata hitam.
 Pikirkan tentang orang-orang yang anda cintai, dan jangan meluangkan waktu sedetik pun untuk memikirkan tentang orang-orang yang anda benci, karena mereka tidak akan tahu-menahu tentang dirimu dan keresahan yang anda hadapi.
 Jika anda menikmati kerja-kerja yang produktif maka syaraf anda akan mengendur, jiwa anda akan tenang, dan lautan ketenangan akan menenggelamkan anda.
 Kebahagiaan itu tidak terdapat dalam garis keturunan, dalam harta benda, dan dalam emas berlian. Tapi kebahagiaan itu terdapat dalam agama, ilmu, sopan santun, dan tujuan yang kesampaian.
 Menurut ﺍﷲ, hamba-Nya yang paling bahagia adalah orang yang paling banyak melakukan kebaikan dengan tangannya sendiri, yang paling banyak memberikan kebaikan kepada saudara-saudaranya, dan paling banyak bersyukur atas semua itu.
 Jika anda tidak bisa menikmati kebahagiaan dengan waktu yang ada maka jangan pernah menunggu kebahagiaan yang akan menghampiri anda dari cakrawala dan turun dari langit.
 Berpikirlah tentang keberhasilan anda, tentang hasil pekerjaan anda, dan tentang kebaikan apa yang telah anda baktikan kepada orang lain. Kemudian bergembiralah dengan semua itu, dan bersyukurlah kepada ﺍﷲ. Yang seperti ini akan membuat hati anda terasa lapang.
 Dzat Yang telah mencukupkan keinginan anda kemarin, akan pula mencukupkan keinginan anda hari ini dan besok. Karena itu, bertawakallah kepada-Nya. Jika Dia bersama anda, siapa yang anda takutkan? Dan, jika Dia menjauhi anda, maka kepada siapa anda akan berharap?
 Antara diri anda dan orang-orang kaya itu hanya berselisih satu hari. Di hari kemarin, mereka sama sekali tidak merasakan kenikmatan hari kemarin; sedangkan hari besok, bukan milik saya dan bukan pula milik mereka. Mereka itu hanya punya satu waktu. Sungguh sangat singkat.
 Kegembiraan itu membuat jiwa menjadi bersemangat, membuat hati menjadi berbunga, menyeimbangkan masing-masing anggota tubuh, memberikan kekuatan, dan memberi nilai kepada kehidupan dan faedah kepada usia hidup manusia.
 Kekayaan, keamanan, kesehatan, dan agama adalah pilar-pilar kebahagiaan. Logikanya, orang yang tidak punya apa-apa, yang dilanda ketakutan, yang sakit, dan yang kafir, tidak akan mendapatkan kebahagiaan. Mereka semua berada dalam kesengsaraan.
 Orang yang memahami arti kebersahajaan, akan memahami pula arti kebahagiaan. Orang yang menempuh jalan pertengahan, akan mencapai kemenangan. Dan, orang yang mengikuti cara-cara yang mudah, akan mendapatkan keberuntungan.
 Dalam satu rentang waktu yang namanya zaman hanya ada satu kata: Sekarang! Dan, dalam kamus kebahagiaan hanya ada satu kata: Keridhaan!
 Jika anda ditimpa musibah maka bayangkan musibah itu sangat besar, niscaya anda akan mudah menghadapinya. Dan, anggap bahwa musibah itu akan segera berakhir. Kalau bukan karena kesengsaraan yang disebabkan oleh kesulitan, tentu tidak akan pernah mengharapkan kegembiraan karena bisa keluar dari kesulitan.
 Jika anda terhimpit oleh sebuah tekanan maka ingatlah berapa banyak tekanan yang telah berhasil anda lalui dan berapa banyak ﺍﷲ telah menyelamatkan diri anda. Pada saat itu anda akan tahu bahwa Dzat Yang telah Menyelamatkan diri anda di dunia, juga akan melakukan hal yang sama di akhirat kelak.
 Orang yang durhaka kepada hari yang dijalaninya adalah orang yang menghabiskannya untuk melakukan hal-hal yang menyalahi ‘yang seharusnya’: kewajiban, keluhuran, pujian, ilmu, kedekatan, dan kebaikan.
 Usahakan agar di sekitar anda atau di tangan andaselalu ada Buku Abadi, karena selalu ada waktu yang terbuang percuma. Dan, Buku Abadi adalah alternatif terbaik untuk menjaga waktu itu dan mengisinya dengan hal-hal yang membangun.
 Seorang hafizh yang membaca al-Qur’an pada tengah malam, tidak pernah mengeluh bosan, tidak pernah mengeluh kosong, dan tidak pernah mengeluh jemu. Sebab al-Qur’an telah mengisi seluruh hidupnya dengan kebahagiaan.
 Jangan terlalu cepat mengambil keputusan sampai anda selesai mempelajari semua aspeknya. Setelah itu, mintalah pilihan kepada ﺍﷲ, dan musyawarahkanlah dengan orang-orang yang anda percaya. Jika kemudian anda berhasil, memang itulah yang dikehendaki(Nya), dan jika tidak, maka jangan pernah menyesal.
 Orang yang berfikir akan senantiasa memperbanyak teman dan menyedikitkan musuh. Karena teman baru diperoleh dalam jangka waktu setahun, sedangkan musuh bisa didapat dalam waktu sehari. Maka beruntunglah orang yang diciptakan oleh ﺍﷲ untuk mencintai makhluk-Nya.
 Untuk kepentingan-kepentingan dunia anda, tetapkan satu batasan yang bisa anda jadikan rujukan. Kalau tidak, hati anda tidak akan pernah punya satu konsep, hati anda akan dipenuhi oleh keinginan-keinginan, hidup anda akan merana, dan keadaan anda akan semakin memburuk.
 Orang yang sudah bisa merasakan nikmat-nikmat ﺍﷲ pada dirinya berkewajiban untuk mengikatnya dengan syukur, menjaganya dengan ketaatan, dan memeliharanya dengan tawadhu agar nikmat-nikmat itu bisa lestari.
 Orang yang jiwanya dibersihkan oleh takwa, pikirannya disucikan oleh iman, dan akhlaknya disepuh oleh kebaikan, akan menerima kecintaan dari ﺍﷲ dan sesama.
 Orang yang malas dan suka berleha-leha adalah orang yang membuat orang di sekitarnya kerepotan dan yang menderita kesedihan, dalam arti yang sebenarnya. Sedangkan orang yang bekerja serius adalah orang yang tahu bagaimana harus hidup dan bagaimana mendapatkan kebahagiaan.
 Kenikmatan dunia itu sebenarnya berbanding berlipat-lipat terhadap musibah-musibahnya. Tapi masalahnya, bagaimana kita mencapai kenikmatan itu secara cerdas.
 Kehidupan yang sempurna itu adalah ketika anda di masa muda mencurahkan seluruh waktu anda untuk ambisi-ambisi anda, ketika di masa dewasa mencurahkan seluruh waktu anda untuk berjuang, dan ketika anda di masa tua mencurahkan seluruh waktu anda untuk merenung.
 Cela diri anda sendiri atas kelalaian yang anda lakukan, tapi jangan sekali-kali mencela orang lain. Anda memiliki banyak cela yang untuk memperbaiki seluruhnya sudah menghabiskan seluruh waktu yang ada. Oleh karena itu, tinggalkan selain diri anda.
 Yang lebih indah dari istana dan rumah mewah adalah buku, yang bisa menjernihkan pemahaman, yang membuat hati menjadi gembira, yang membuat jiwa menjadi teduh, yang membuat hati menjadi lapang, dan yang membuat pikiran berkembang.
 Mohonlah ampunan dan kesehatan kepada ﺍﷲ. Jika ﺍﷲ mengaruniakan itu semua maka anda telah mendapatkan semua kebaikan, terhindar dari semua keburukan, dan mendapatkan kemenangan dengan segala kebahagiaan.
 Sepotong roti, tujuh kurma, segelas air, dan sehelai tikar di kamar bersama dengan mushaf, maka katakan kepada dunia, “(Semoga) kedamaian (senantiasa) atasmu.”
 Kebahagiaan itu ada dalam pengorbanan dan pengingkaran terhadap (keinginan) diri sendiri, dalam usaha mengeluarkan semua upaya dan mencegah semua bahaya. Jauh dari sifat ananiyah (ego) dan balas dendam.
 Tertawa yang moderat akan membuat jiwa lapang, memperkuat hati, menghilangkan kebosanan, membuat aktif bekerja dan menjernihkan pikiran.
 Ibadah adalah kebahagiaan, dan kelurusan sikap adalah kesuksesan. Orang yang selalu berdzikir dan yang ketagihan istighfar, dan selalu membutuhkan ﺍﷲ adalah termasuk satu dari orang-orang yang berpredikat ‘orang-orang yang banyak berbakti’.
 Sahabat yang paling baik adalah orang yang sangat anda percaya dan membuat diri anda tenang bersamanya. Dia menjadi tempat berbagi kelelahan, berbagi kesedihan, dan tidak pernah menjual rahasia diri anda.
 Jangan terlalu membayangkan kebahagiaan yang jauh lebih besar dari yang anda rasakan, karena anda akan merugi dengan yang sudah ada. Dan, jangan menunggu musibah-musibah yang masih akan datang, karena anda akan dirundung keresahan dan kesedihan lebih awal.
 Jangan mengira bahwa anda diberi segalanya, tapi yang diberikan kepadamu adalah kebaikan yang banyak. Harapan bahwa anda bisa menerima semua karunia adalah harapan yang terlalu jauh.
 Wanita cantik dan bertakwa, rumah yang luas, rezki yang cukup, dan tetangga yang shaleh adalah nikmat-nikmat yang hanya diketahui oleh sedikit orang.
 Seni yang berupa usaha untuk melupakan sesuatu yang tidak disenangi adalah kenikmatan, usaha untuk mengingat-ingat nikmat adalah kebaikan, dan usaha untuk melupakan cela orang lain adalah keutamaan.
 Mengampuni itu lebih menyenangkan daripada membalas, bekerja lebih nikmat daripada menganggur, berpuas diri lebih agung daripada harta, dan kesehatan lebih baik daripada kekayaan.
 Menyendiri itu lebih baik daripada teman yang jahat, teman yang baik lebih baik daripada menyendiri, ber’uzlah itu adalah ibadah dan bertafakkur itu adalah ketaatan.
 Ber’uzlah adalah kerajaan pikiran, terlalu banyak bergaul adalah kebodohan, percaya kepada siapa saja adalah ketololan, dan meminta tolong kepada mereka adalah kesialan.
 Akhlak yang buruk itu adzab, kedengkian itu racun, ghibah itu kerendahan, dan memata-matai kesalahan orang itu kehinaan.
 Mensyukuri nikmat akan mencegah adzab, meninggalkan dosa akan menghidupkan hati, dan memenangkan pertarungan melawan nafsu adalah kenikmatan yang sangat besar.
 Sepotong roti kering dengan jaminan keamanan akan lebih terasa lezat daripada madu dengan cengkeraman perasaan takut. Kemah kecil dengan segala keburukan yang ditutupi ﺍﷲ lebih menyenangkan daripada istana yang penuh dengan fitnah.
 Kegembiraan karena ilmu itu akan abadi, kemuliaan karena ilmu akan lestari, dan ketenaran karena ilmu akan kekal. Sedangkan kegembiraan karena harta akan mudah sirna, kemuliaan yang disebabkan harta akan mengarah kepada kehancuran, dan ketenaran karena harta akan memudar.
 Bergembira dengan keduniaan adalah kegembiraan tingkatan anak-anak, sedangkan bergembira dengan keimanan adalah kegembiraan tingkatan orang-orang pilihan. Mengabdi kepada harta adalah kehinaan, dan beramal untuk ﺍﷲ satu-satunya adalah kemuliaan.
 Kepedihan yang diakibatkan oleh semangat yang tinggi adalah kesegaran, keletihan yang diakibatkan oleh kerja adalah ketenangan, keringat dari hasil kerja keras adalah minyak kesturi, dan pujian yang baik adalah parfum yang terbaik.
 Kebahagiaan adalah ketika mushaf menjadi teman akrab anda, amalan anda menjadi hobi anda, rumah anda menjadi tempat anda untuk menyendiri, dan harta simpanan anda adalah kepuasan diri anda.
 Gembira dengan makanan dan harta adalah kegembiraan anak-anak, gembira dengan pujian yang baik adalah kegembiraan orang-orang besar, dan melakukan kebaikan adalah kemuliaan yang tidak akan pernah memudar.
 Shalat di malam hari adalah keindahan di siang hari, senang melakukan kebaikan kepada sesama adalah bagian dari kesucian nurani, dan menunggu jalan jalan keluar dengan sabar adalah ibadah.
 Dalam ujian itu adalah empat keindahan seni: mengharapkan pahala, hidup interaktif dengan kesabaran, berdzikir dengan baik, dan membayangkan datangnya kebaikan.
 Jangan mau menjadi kepala sebab kepala sering merasa sakit. Jangan berambisi untuk menjadi terkenal sebab untuk terkenal dikenakan pajak, dan merasa cukup dengan tanpa nama adalah sebuah kebahagiaan.
 Tanda kebodohan itu adalah membuang-buang waktu, menunda-nunda taubat, menggantung kepada orang lain, durhaka kepada orang tua, dan menyebarkan rahasia orang lain.
 Kematian hati bisa diketahui dengan seringnya meninggalkan ketaatan, tenggelam dalam dosa, tidak peduli dengan omongan yang buruk, merasa aman dari tipu daya ﺍﷲ, dan selalu menghina orang-orang shaleh.
 Orang yang tidak merasakan kebahagiaan di rumahnya maka di tempat lainpun tidak akan pernah merasakan kebahagiaan. Orang yang tidak disenangi keluarganya maka tak seorangpun yang akan menyenanginya. Dan orang yang menyia-nyiakan hari ini, berarti telah menyia-nyiakan hari esok.
 Empat perkara yang mendatangkan kebahagiaan : Buku yang bermanfaat, anak yang baik, istri yang disayangi, teman bergaul yang shaleh. Dan, ﺍﷲ memiliki ganti untuk semua itu.
 Iman, kesehatan, kekayaan, kebebasan, rasa aman, semangat muda dan ilmu adalah sari dari semua yang diinginkan oleh orang-orang yang berpikir. Namun hanya sedikit yang mamu mendapatkannya sekaligus.
 Berbahagialah sekarang sebab anda tidak lagi terikat janji, bahwa anda akan abadi,dan anda tidak lagi mendapat jaminan keamanan dari guncangan zaman. Karenanya, jangan menjadikan kegundahan itu sebagai uang tunai sementara kegembiraan itu sebagai hutang.
 Sebaik-baik yang ada di dunia ini adalah keimanan yang benar adalah keimanan yang benar, akhlak yang lurus, akal yang sehat, fisik yang kuat, dan rezki yang mengalir. Sementara di luar itu semua adalah kesibukan semata.
 Dua kenikmatan yang tersembunyi: Kesehatan badan dan keamanan di dalam negeri. Sedangkan dua kenikmatan yang tampak: Pujian yang baik dan keluarga yang shaleh.
 Hati yang riang akan membunuh semua mikroba permusuhan, dan jiwa yang ridho akan mengusir semua serangga kebencian.
 Keamanan adalah tempat datar yang paling lapang, kesehatan adalah tutupan diri yang paling sempurna, ilmu adalah makanan yang paling lezat, cinta adalah obat yang paling mujarab, dan tutupan ﺍﷲ atas segala keburukan kita adalah pakaian yang paling baik.
 Orang yang bahagia itu tidak pernah menjadi orang fasik, orang sakit, orang yang terlilit hutang, orang terasing, orang yang dirundung kesedihan, orang terpenjara, dan orang yang dibenci.
 Kebahagiaan adalah kesulitan yang terpecahkan, permusuhan yang menyurut, keshalehan yang dipraktikkan, dan syahwat yang bisa dikalahkan.
 Jalan yang paling sedikit rintangannya adalah jalan menuju rumahmu, hari-hari yang paling banyak berkahnya adalah hari ketika anda melakukan keshalehan, sedangkan waktu yang paling sial adalah waktu ketika anda melakukan kejahatan terhadap seseorang.
 Jika anda mencela seseorang itu berarti anda telah mencela Rabb mereka Yang Maha Tinggi. ﺍﷲ telah menjadikan mereka dari ketiadaan namun mereka malahan ragu tentang keberadaan-Nya, telah memberinya makan saat kelaparan namun mereka malahan bersyukur kepada selain Dirinya, dan telah memberikan rasa aman dari ketakutan yang menimpa mereka namun mereka malahan memerangi-Nya.
 Jangan meletakan bola dunia di atas kepala dan jangan mengira bahwa orang lain selalu peduli terhadap masalah kita. Karena hanya karena itu saja mereka sudah melupakan kematian saya dan anda.
 Kegembiraan itu adalah kecukupan dan tanah untuk berdiam, keselamatan dan ketenangan, keamanan dari fitnah, terhindar dari ujian, syukur atas nikmat, dan ibadah sepanjang zaman.
 “Jadilah di dunia ini ibarat seorang asing atau seorang yang numpang lewat”, “Shalatlah seperti seorang yang akan meninggal dunia”, “Jangan berbicara kalau nantinya kamu hanya akan minta maaf atas apa yang pernah kamu ucapkan”, “Himpunkan semua rasa putus asa itu dari semua manusia”. (Al-Hadits).
 Jauhilah dunia niscaya ﺍﷲ akan mencintai anda, jauhilah apa yang ada pada orang lain niscaya mereka akan mencintai anda, berpuas dirilah dengan yang sedikit, lakukanlah semua yang diturunkan dari langit, bersiaplah untuk melakukan perjalanan, dan takutlah kepada Yang Maha Agung.
 Tidak ada kehidupan bagi pemarah, tidak ada ketenangan bagi pencari musuh, tidak ada rasa aman bagi pendosa, tidak ada yang mencintai bagi pelaku kemaksiatan, tidak ada pujian atas pembohong, dan tidak ada kepercayaan terhadap perusak janji.
 “Sungguh mengagumkan urusan seorang mukmin itu, semua urusannya adalah baik. Dan, itu tidak terjadi pada seorang pun kecuali orang mukmin. Jika ditimpa kesenangan maka dia bersyukur, dan ini tentu baik baginya, dan jika ditimpa musibah maka dia bersabar, yang juga baik baginya.” (Al-Hadits).
 Senyum itu adalah kunci kebahagiaan, cinta adalah pintunya, kegembiraan adalah taman bunganya, iman adalah cahayanya, dan keamanan adalah temboknya.
 Keriangan adalah wajah yang berseri, taman yang hijau, air yang dingin, buku yang bermanfaat disertai hati yang bisa menghargai nikmat, meninggalkan dosa, dan mencintai kebaikan.
 Orang sehat itu jika tidur di atas batu cadas maka rasanya seperti tidur di atas kain sutera, jika makan roti gandum saja maka rasanya seperti makan bubur, dan jika tinggal di gubuk kecil maka rasanya seperti di istana Kisra (Persia).
 Orang kikir itu kalaupun hidup maka dalam kefakiran, atau kalau mati maka ia mati sebagai orang kaya namun dengan status sebagai pembantu setia keluarganya, penjaga harta mereka, orang yang dibenci sesama, orang yang jauh dari ﺍﷲ , dan namanya menjadi omongan jelek di dunia.
 Anak lebih utama dari kekayaan, kesehatan lebih baik daripada harta benda, keamanan lebih baik daripada tempat tinggal, dan pengalaman lebih baik daripada harta.
 Jadikan kegembiraan itu sebagai ungkapan syukur, kesedihan sebagai wujud kesabaran, diam sebagai bentuk tafakur, penyikapan terhadap permasalah sebagai belajar, ucapan sebagai dzikir, hidup sebagai ketaatan, dan kematian sebagai cita-cita.
 Jadilah seperti burung yang rezkinya datang setiap pagi dan sore, tidak pernah dipusingkan oleh hari esok, tidak pernah percaya kepada siapapun, tidak pernah menyakiti siapapun, bayangannya ringan, dan gerakannya indah.
 Orang yang banyak bergaul dengan orang-orang luar maka mereka akan merendahkannya, orang yang kikir kepada mereka maka mereka akan membencinya, orang yang sabar terhadap mereka maka mereka akan menghormatinya, orang yang dermawan kepada mereka maka mereka akan mencintainya, dan orang yang selalu membutuhkan mereka maka mereka akan membencinya.
 Bidang edar planet itu berputar, malam-malam itu mengandung, dan hari-hari senantiasa berganti. Maka, sangat tidak mungkin satu keadaan akan tetap tak berubah, sedangkan Yang Maha Penyayang setiap harinya selalu berkepentingan dengan makhluk-Nya …………. Mengapa harus bersedih?
 Mengapa harus berdiri di depan pintu-pintu para penguasa sambil mengharap dari mereka, padahal ubun-ubun mereka berada di genggaman Rabb alam semesta? Itu artinya, anda meminta harta dari orang yang fakir, meminta dari orang yang kikir, dan mengeluh kepada orang yang terluka?
 Kirimkan surat-surat anda menjelang subuh: surat yang ditulis dengan tinta air mata, dengan kertas pipi, dengan perangko pengabulan, dan dengan alamat yang dituju adalah ‘arasy. Setelah itu tunggulah balasannya.
 Pada waktu bersujud, bisikkan semua urusan anda kepada-Nya, karena Dia Maha Tahu yang tersamar dan tersembunyi. Dan, juga jangan anda perdengarkan kepada orang-orang di sekitar, sebab cinta itu memiliki rahasia-rahasia, sementara orang tidak sama: ada yang tidak suka dan ada pula yang membantu.
 Maha Suci ﺍﷲ yang menjadikan kepasrahan kepada-Nya sebagai kekuatan, yang menjadikan rasa butuh kepada-Nya sebagai kekayaan, yang menjadikan permohonan kepada-Nya sebagai kemuliaan, yang menjadikan rasa rendah diri kepada-Nya sebagai ketinggian, dan tawakal kepada-Nya sebagai kecukupan.
 Jika di hati anda ada keresahan, maka keadaan akan gelap karena sedih, dan jika anda terguncang karena kehilangan keluarga dan harta, maka jangan putus asa; mungkin saja ﺍﷲ menjadikan peristiwa lain setelah itu.
 Jangan lupakan “Hasbunallah wa ni’mal wakil”, sebab ucapan ini bisa memadamkan api yang membakar, menyelamatkan orang yang tenggelam, menegaskan jalan yang akan dilalui, dan mengandung janji yang kuat.
 Sungguh beruntungnya engkau, wahai burung. Engkau menukik ke kedalaman air sungai, hinggap di atas pepohonan, mematuk buah-buahan apa saja, tanpa pernah membayangkan bahaya akan datang, dan tidak terkena ancaman neraka Saqar. Engkau lebih bahagia dari manusia.
 Kebahagiaan itu hanya kilasan waktu yang tak nyata, kesedihan adalah tebusannya, kemarahan adalah kekejian yang diakibatkannya, menganggur adalah kerugian, dan ibadah adalah perdagangan.
 Hari kemarin telah mati, hari ini dalam pengendalian, dan esok hari belum lahir. Anda adalah produk waktu. Jadikan waktu itu sebagai ketaatan, yang memberikan imbal balik berupa barang dagangan yang paling menguntungkan.
 Teman minum anda adalah pena, kolam renang anda adalah tinta, sahabat anda adalah buku, rumah anda adalah istana, dan harta kekayaan anda adalah kekuatan dalam diri anda. Karena itu, tak usah bersedih dengan sesuatu yang berlalu.
 Mungkin saja kesan pertama dari masalah-masalah yang anda hadapi membuat kurang senang, namun ternyata setelah semua itu anda lalui anda baru bisa tersenyum puas. Ibarat awan yang di awalnya adalah petir dan kilat namun berikutnya ada hujan yang lebat.
 Istighfar itu akan membukakan gembok-gembok pengunci, mendamaikan hati, dan menghilangkan kerusakan. Istighfar adalah uang panjar rezki dan pembuka keberuntungan.
 Enam hal yang memberikan kesembuhan: Agama, ilmu, kekayaan, harga diri, ampunan, dan kesehatan.
 Siapa yang akan mengabulkan permintaan orang terhimpit masalah jika meminta pertolongan, yang menolong orang yang tenggelam jika menyeru, dan yang akan menghapuskan kesulitan dari kita? Dia adalah ﺍﷲ.
 Jauhi perselisihan yang tak menghasilkan, majelis yang sia-sia, dan sahabat yang bodoh. Sahabat adalah pembegal, tabiat adalah pencuri, dan mata adalah perampok.
 Menghias diri dengan menyimak secara seksama, tidak memotong percakapan, lembut dalam bertutur, dan halus budi bahasa adalah lencana-lencana yang tersemat di dada orang-orang yang merdeka.
 Anda memiliki dua mata, dua telinga, dua tangan, dua kaki satu lidah, iman, Al-Qur’an, dan rasa aman. Tapi, di mana rasa syukur, wahai umat manusia? “Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan.” (QS. Ar-Rahman: 13)
 Anda berjalan di atas kedua kaki, padahal telah banyak kaki yang bengkak. Anda bertopang pada kedua betis padahal telah banyak orang yang putus kedua betisnya. Anda bisa tidur nyenyak sementara orang lain terampas tidurnya karena sakit. Dan, anda kenyang sementara orang lain kelaparan.
 Sekarang, anda tidak tuli, tidak buta, dan tidak bisu. Anda tidak lepra, tidak gila, dan tidak terserang penyakit supak. Anda tidak menderita TBC dan Kanker. Tapi,apakah anda telah bersyukur kepada yang Maha penyayang?
 Musibah yang menimpa kita adalah bahwa kita tidak mampu menghadapi masalah hari ini, malahan menyibukkan diri dengan masa lalu, mengabaikan yang ada hari ini, dan antusias sekali mereka-reka hari besok. Dimana akal kita dan dimana kebijaksanaan kita?
 Kritikan lain terhadap diri anda memiliki makna bahwa Anda telah melakukan sesuatu yang pantas untuk dikatakan dan bahwa Anda telah mampu melampaui mereka dalam ilmu pengetahuan, pemahaman, harta, kedudukan, dan kehormatan.
 Memakai kepribadian orang lain, larut dalam identitas orang lain, dan meniru orang lain adalah bentuk tindakan bunuh diri dan pembusukan terhadap nilai-nilai kepribadian.
 “Sungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing).” (QS.Al-Baqarah: 60); “Dan, bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri).” (QS. Al-Baqarah: 148); “Kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, yang disirami air yang sama.” (QS. Ar-Ra’d:4)

(dirangkum dari buku LA TAHZAN)

afwan pengarangnya aq lupa….. maaf ya pak…. !

November 3, 2008 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: